“The Bacterial Protein Translocase” *ringkasan kuliah
July 28, 2008
Sebenarnya aku ingin membuat sedikit Resume dari Free Guest Lecture : “The Bacterial Protein Translocase” oleh Pak Arnold J.M Driessen dari University of Groningen, The Netherlands. Yang kmaren Juni ngasi kuliah di Edukatorium lantai 4 Labtek Tujuh ITB.
Kesan pertama : Hwaa pengin ke Belanda!! University of Groningen, 
trus nanti main ke Koukenhof Volledam, surga bunga tulip
Kesan selanjutnya adalah : parah fah, bahasa inggrismu harus diperbaiki.. hehe
Baiklah kawan, kuliah ini menjelaskan tentang suatu kompleks protein transport pada bakteri yang digunakan untuk mensekresi protein. (u know, aku ingin mendalami bidang bioteknologi farmasi suatu saat nanti, jadi berusahalah mengikuti ‘flow’ kalimat2 selanjutnya hehehe). Protein translocase ini ada pada membran Escherichia coli dan bakteri lainnya, arkhaea, dan eukariota. Penelitian bapak Arnold ini menggunakan E.coli sebagai korbannya. Nah kalau dibayangkan secara bahasa ‘gaptek’nya, protein translocase ini seperti tiga buah kue donat yang ditumpuk,(kue yang di tengah ukurannya lebih kecil), ketiga donat ini ditanam di membran sel. Donat yang paling bawah bisa membuka dan menutup secara dinamis, begitu juga donat yang di atas yang dinamikanya sesuai dengan sinyal yang masuk.
Kompleks protein translocase seperti ini sangat umum digunakan oleh bakteri untuk mensekresi protein keluar selnya, maka dari itu dinamai general secretion pathway (Sec-pathway, coba dicari di google biar lebih jelas). Donat yang bagian bawah yang dinamis tadi namanya SecYEG (terdiri dari 3 protein : Y, E, dan G), donat yang kecil di tengah adalah dimer protein (aku tidak terlalu mengerti fungsinya apa, yang jelas dia menjadi penghubung antara donat bawah dan donat atas), sedangkan donat atasnya adalah Adenosine triphosphatase (ATP-ase) Sec-A yang berfungsi sebagai penyuplai energi yang digunakan untuk menggerakkan donat bawah untuk membuka dan menutup. Nah sekarang bayangkan bahwa protein yang dihasilkan bakteri tersebut dikeluarkan melalui lubang-lubang donat itu.
Baik, ternyata kompleks protein translocase ini (donat-donat yang tadi) mekanismenya bisa dimodifikasi, dengan ditambahkan suatu asam amino (atau rangkaiannya) atau di penelitian lain ditambahkan suatu non-bilayer lipid sehingga dia bisa sangat mudah terbuka dan akhirnya produksi protein sekresi bisa meningkat. Meningkatnya produksi protein inilah yang sangat memberi peran besar dalam produksi ‘obat’ masa depan. Seperti protein therapeutics dll, suatu protein yang bisa jadi ‘obat’.(aku belum mengerti banyak juga, sesuatu yang berkaitan dengan nanomedicine juga mungkin), atau bahasa gampangannya bisa juga meningkatkan produksi vaksin secara tidak langsung.
Entry Filed under: Science and Pharmacista!. .

Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed