Seorang Kakek dan Vitis vinifera di Selasar Farmasi

Saat itu aku, Marillyn, dan Witi sedang di selasar farmasi. Tiba-tiba seorang kakek-kakek menghampiri kami dan berkata “Neng, saya boleh minta bantuan nggak?” . Sedikit suudzon nih, jangan-jangan minta sumbangan atau mau jualan (Ssh..ga sopan fah!), namun aku meng-iyakan dengan sopan—pura-pura baik hati. Kemudian kakek itu bercerita “Saya tadi pagi setelah bangun tidur langsung bingung.. harus pergi kemana.. Lama saya berpikir..akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke ITB saja. Kira-kira neng tau nggak buah apa yang huruf awalnya V?”

Krik.. krik..

Aku, Marillyn, dan Witi saling berpandangan. Terheran-heran, berpikir, dan merasa aneh. Alis kami pun bertaut misterius. “Waduh.. apa ya pak..” kami masih bingung, memangnya ada ya nama buah dengan huruf awal V?, lalu aku bertanya “Mm..Memangnya ini dalam rangka apa ya pak?”

“Ini neng.. PR Cucu saya, disuruh ibu gurunya mencari nama buah-buahan dengan awalan semua huruf, nah.. sudah tiga hari saya cari-cari.. semuanya sudah ketemu, tinggal 8 huruf, yang 7 sudah saya tanyakan ke anak-anak di sana (menunjuk ke selasar elektro) tinggal satu ini neng.. nama buah apa yang huruf awalnya V..”

Ohh…Krik..krik..

Nyengirlah kami bertiga.. saling berpandangan lagi.. terharu sekaligus terheran-heran.. jadi ini perbuatan cucunya..? “Oo.. memangnya rumah bapak dimana?”

“Saya dari Husein neng” (Gila! Pagi-pagi gini.. dari Husein.. lumayan jauh tuh..) “Saya sudah nggak tau lagi mau kemana.. ini PRnya besok dikumpulin ke ibu guru, cucu saya sudah ngambek, marah ke kakeknya karena kakek belum menemukan huruf-huruf itu.. Hhh.. udah ga tau gimana besok neng kalo saya nggak nemuin huruf-huruf ini, cucu saya pasti nangis marah-marah.. saya nggak sanggup neng.. mana ada kakek yang tega sama cucunya..”

Zing….Zing… Kali ini kami tidak saling berpandangan, hanya berlirik-lirikan saja. Hmm… mm… terharu, dan masih Speechless..

Tapi kemudian kami bercakap-cakap dengan beliau, cucunya ternyata kelas 3 SD, namanya Jessy (Aku inget soalnya namanya sama dengan nama dosen kita hehehe), diberi PR oleh ibu gurunya, lantas melapor ke kakeknya. Seorang kakek pasti akan senang sekali jika cucunya bertanya padanya, merasa dihargai, merasa dibutuhkan, merasa dicintai.. begitulah (kakeknya Chibi Maruko juga, sering lebay malah). Apapun akan dilakukan demi cucunya, untuk dapat menemukan jawaban itu. Naik angkot pagi-pagi dari Husein ke ITB pun dijalani, hanya untuk bertanya pada mahasiswa—sekelompok masyarakat yang dinilai memiliki intelektualitas tinggi, kepadanya harapan itu ditumpukan. So Sweet banget sumpah..

Maka tak hanya kakek itu yang akan merasa bersalah tiada tara ketika tak berhasil menemukan ‘buah berhuruf depan V’ itu, tapi kami sebagai mahasiswa—pemuda tumpuan bangsa yang ditanyai oleh sang kakek ini pun harus bisa menemukannya!! Apapun yang terjadi!

Pusing juga sih sebenarnya memutar otak dan berpikir..beberapa menit.. mengingat-ingat kuliah botani farmasi..nama-nama spesies botani..berharap ada nama ilmiah atau nama daerah tentang buah-buahan tertentu.. namun mana bias ingat spesies sebanyak itu.. tak ketemu juga, akhirnya kami meminta kakek itu untuk menunggu sebentar di selasar, dan kami bertiga kabur menuju perpustakaan. Mencarinya di buku Medical herb index, tanaman obat Indonesia, dan buku-buku farmasi terkait tumbuh-tumbuhan pokoknya (namanya juga perpustakaan farmasi, adanya juga buku seperti itu). Cepat.. waktu kita tidak banyak.. malu dong.. masa’ mahasiswa ga tau.. ITB lagi.. Duh gimana dong.. Mm.. apa ya…Duh.. harga diri sebagai mahasiswa nih.. apaan dong.. mana sih.. mm.. kakek ini ntar sedih kalo cucunya nangis.. duh.. cepat.. cepat.. buah berhuruf V dimana kamu.. segeralah muncul… Hmm…

vitis-vinifera-b-van-de-graaffYes!!! Ini dia! Akhirnya… Vitis vinifera, nama ilmiah untuk spesies anggur, buah dengan huruf awal V. Berhasil!

Hhff.. Alhamdulillah.. akhirnya kami berhasil menyelamatkan nasib kakek itu. Sang kakek pun (bahkan kami sampai lupa menanyakan namanya) berpamit untuk pulang setelah sebelumnya bercerita-cerita dan berterima kasih pada kami. Lantas Aku, Witi, dan Marillyn pun juga pergi ke aula barat, melihat expo biofever, masih terheran-heran, terharu sambil tak habis pikir.. ada ya kakek seperti itu.. Pasti cucunya sangat bahagia.Hehe, Subhanallah.

12 responses to “Seorang Kakek dan Vitis vinifera di Selasar Farmasi

  1. Wew, tugasnya aneh banget!!..Gak lazim buat anak 3 sd…Gurunya lagi iseng ngerjain muridnya kali tuh…Hehehe…

  2. Hehe.. gurunya itu menugaskan nama-nama buah dengan awalan semua huruf abjad.. A sampai Z. guru bahasa indonesia mungkin.. hehe
    tapi ini kisah nyata lho.. hehe

  3. wah,, fafa,,,
    baru baca blogmu. ya ampun,,,
    ketawa sambil geleng-geleng kepala.
    kepikiran gitu ya sampe nyari2 ke medicinal herb index segala…
    but,, over all. it’s nice story
    keep sharing fah,,, ok ok ok

  4. gurunya baru kenal wine….. gara2 bergaul dengan yohan handoyo itu tu yang kata orang2 banyak pakarnya wine…. nah jadinya dia terinspirasi buat ngerjain murid2nya…heheehheh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s