Kecopetan!

Huuaaaaaaaaaa……..!! Kecopetaaaaaaaannnn…. hiks hiks…. *nangis mode ON

Pelajaran hidup no 324 :

“Jika engkau pergi ke Gasibu atau tempat yang sangat ramai, janganlah membawa dompet! Bawa uang secukupnya saja. Serius!”

Peristiwa itu terjadi begitu saja hari minggu kemarin, pencopet itu memang benar-benar sadis! Sungguh! Merobek tasku dengan pisaunya dan mengambil dompet biru-ku beserta isinya, (yaiyalah). Pencopet itu benar-benar jahat.. mencopet pula KTM dan KTP ku beserta 3 buah kartu ATM. Padahal KTP dan KTM itu adalah syarat untuk membuat VISA ke Jepang nanti.. Lantas bagaimana sekarang??? Pengurusan KTM yang hilang itu baru selesai 1 bulan, sedangkan 1 bulan lagi aku sudah harus ke Jepang!!! Hwaaaaaa…. Pencopet itu memang tidak punya perasaannnnnn…. Apa jadinya kalo ke Jepang ga bawa visa..??? Bisa diusir aku ntar, dilempar kembali ke Indonesia. Haah.. Sadis! Sadis! Sadis!

Pencopet itu benar-benar kurang ajar, pasti dia sangat bahagia mendapatkan berjuta-juta  foto ku di dalam dompet itu.. dari fotobox sampai pas foto formal (tuduhan ini tidak masuk akal kawan..).

Sehingga pelajaran hidup no 325 adalah :

“Jangan menaruh foto-foto cantik di dalam dompet, itu akan membuat pencopet semakin bahagia” (fitnaahhh..!, teriak sang pencopet). Heh pencopet!! ngapain teriak2??! sini balikin dompetkuu!!!! *Keluar sungut di kepala mode ON.

Hwaaa… tau ah! yang jelas aku kecopetan kemarin minggu itu, padahal niatku sungguh mulia benar. Seorang mahasiswi polos dan sederhana pergi ke Gasibu untuk membeli hadiah-hadiah buat acara 17-an anak-anak Panti Asuhan, agar anak-anak itu bisa tersenyum meskipun lomba makan kerupuk tanpa sorak sorai ayah bundanya. Agar anak-anak itu bisa tertawa dan bahagia dengan MERDEKA. Hhh.. sungguh pencopet itu benar-benar tak bisa membaca niat baikku. Semoga Allah mengampunimu.

13 responses to “Kecopetan!

  1. Wah, sabar ya fakh.
    Insya Allah, Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik.

    Btw, kok itu pelajaran hidupnya langsung no. 324 si? Gak nomer 1 dulu? (hehe, maaf ya kalo pertanyaannya tiba2 gak penting..)

  2. insyaAllah diganti dengan yang lebih baik Fakh…
    entah apa? saya juga ga tau.
    tapi itu PASTI.
    nanti di “ujung perjalanan” biasanya bakal ketemu hikmahnya…

    tunggu saja, dan…
    keep ikhlas :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s