Lengan Robot untuk Pasien Amputasi

Beberapa minggu yang lalu aku dan teman-teman pergi ke Odaiba untuk melihat International Robot Exhibition, ada berbagai macam jenis robot ditampilkan di sana. Dari robot tukang las yang mirip robot di film transformer, robot pembantu rumah tangga yang bisa disuruh-suruh mengambilkan barang di kulkas (tapi lemot banget gerakannya, keburu haus! hehe), robot pecicilan kata mbaTari, yang bisa bergaya dan push-up pake satu tangan, robot cantik yang jadi resepsionis, robot keepon yang bisa buat terapi autis, robot “Paro” anjing laut berbulu untuk terapy lansia yang alergi kucing, dan lain-lain. Hehe, senang pokoknya, meskipun aku tak begitu paham ketika Risvan menerangkan mekanisme sensor robot itu, atau ketika Laras menceritakan robot-robot buat industry.

Yang jelas, ada robot yang sangat menggetarkan hatiku saat itu! Membuatku deg-degan maksudnya. Robot itu bisa menggenggam dan salaman dong! (klik gambar di samping agar terlihat lebih jelas) Serius..Serem banget rasanya seperti salaman dengan sepotong tangan yang bergerak sendiri, pucat banget lagi. Selain salaman, robot itu bisa mengambil kue juga, namun kendalinya masih menggunakan remote control. Kurang begitu canggih menurutku. Hehe

Anyway, yang lebih canggih adalah ketika sebuah robot lengan itu bisa diintegrasikan dengan tubuh manusia sebagai lengan amputasi. Seperti yang dilakukan oleh peneliti di Italia yang menggunakan robotic arm untuk pasien amputasi. Lengan robot itu tidak dikontrol oleh remote kontrol (cape dong kalo harus mencet-mencet remote), namun dekendalikan oleh elektroda yang diimplantasi ke dalam sel saraf lengan pasien. Sistem ini membuat pasien mampu merasakan sensasi melalui lengan robot dan mengendalikan lengan robot tersebut dengan pikirannya.

Namun masih ada kontroversi dari beberapa peneliti tentang kevalidan data hasil riset tersebut. Sensasi melalui lengan robot tersebut hanya berdasarkan respon dari pasien amputasi, bukan berdasarkan uji sensasi menggunakan instrument laboratorium yang menunjukkan bahwa elektroda tersebut mentransmisikan informasi sensorik ke pasien.

Bagaimanapun juga, penelitian yang mulai mengintegrasikan antara robot dan manusia masih sedang dikembangkan saat ini. Pada tahun 2008, disebutkan bahwa seekor monyet yang diamputasi dengan lengan robot mampu mengambil sebuah benda dengan kendali lengan robot langsung dari sel saraf monyet tersebut. Tahun 2009 ini, lengan robot mulai diintegrasikan kepada manusia, meskipun hasilnya masih harus diteliti lebih lanjut.

Di kemudian hari mungkin kita tidak akan terkejut lagi ketika manusia telah benar-benar dapat “bersatu dengan robot”. Mungkin telepon genggam tak lagi diperlukan karena manusia mulai menggunakan telepati untuk berkomunikasi satu sama lain dengan elektroda yang diimplantasi pada sel sarafnya. Atau mungkin saja suatu saat nanti robot manusia seperti transformer pun benar-benar akan ada?Lantas ketika kemudian kemunculan makhluk-makhluk itu mengganggu alam semesta, mucullah Ultraman!!

Hehe, akhirnya setelah puas melihat robot-robot itu (dengan segala imajinasi panjangku tentangnya), kami melanjutkan jalan-jalan lagi ke Kanransha Odaiba, Rainbow Bridge, dan Fuji TV, tempat Ultraman dan kawan-kawannya itu ‘diproduksi’.

Tanoshikatta! Terima kasih teman-teman..

Source :

A Robotic Arm Breakthrough? By Edyta Zielinska, Desember 3th 2009, TheScientist.com

photos by: kameranya Bahar, and theScientist.com

8 responses to “Lengan Robot untuk Pasien Amputasi

  1. judulnya serasa agak janggal…lengan robot untuk amputasi pasien atau untuk pasien amputasi??kalo amputasi pasien kesannya robotnya buat motong tangan/kaki (mengamputasi) :P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s