Pertama kalinya mengiris “Birthday Cake”

Sejak kecil, tanggal 8 Februari adalah tanggal yang selalu aku nantikan. Aku selalu mendapat kejutan kecil dari Ayah dan Ibuk, benar-benar kejutan kecil dan sederhana namun sangat menggetarkan hati. Tahun ini ayahku sengaja mengisi pulsa Hp rada banyak pada tanggal 7 Februari agar esok hari ayah dapat puas menelfon anak gadisnya yang paling cantik di dunia. Ibu-ku bilang dengan tulusnya “bu’e kangenn..”, dan adikku sms “ Mbak Ria cantik.. met ultah ya, aku bangga punya mbak Ria, terus semangat ya Mbak, semoga Allah selalu melindungimu, Adikmu selalu menyayangimu”, selama 21 tahun dia menjadi adikku, baru kali itu dia bilang “sayang”, dan cuma bilang “Mbak Ria cantik” kalau mau minta dibeliin sesuatu, hehe.

cake bersejarah

Dan kejutan tahun ini adalah pertama kalinya selama 21 tahun aku terlahir di dunia ini, aku mengiris cake ulangtaun! Ada sensasi tersendiri yang terseruak bersama detak jantungku yang menahan napas, ketika pisau tajam itu mengiris lembut setiap centi cake yang empuk  itu. Terkesan rada ndeso memang, tapi ya begitulah, jarang ada cake di Ngawi jaman dulu. Makasih ya teman-teman.., untuk ke-sekian kalinya aku mengatakannya, (berkali-kali hingga dapet payung cantik). Ulang tahunku yang ke 21 ini dikejutkan oleh orang-orang bernama Laras, Dita, Risi, Chandra, Risvan, Ipul, Bahar, Isa, Yudha, MbaTari, Mas Asri, dan Mas Reza. Satu lagi ada Mas Andy harusnya, tapi mas Andy-nya ga bisa dateng.

wajah-wajah bahagia

Padahal tahukah engkau.. aku tuh baru mengenal mereka tak lebih dari 6 bulan. Laras, Risvan, dan Risi, meskipun satu kampus selama 3 tahun, tapi baru ketemu beberapa hari sebelum berangkat ke Jepang, paling sering ketemu laras, 4 kali : di labtek biru, di depan komlabs, di travel Ciwalk, di bandara. Ketemu Chandra lumayan sering, setidaknya beberapa bulan sebelum berangkat. Ketemu Risvan juga jarang meskipun labtek kami hanya terpisah beberapa meter, pertama kalinya ketemu pas di depan International Office dan nebak sok kenal “Laras ya?”, bukann! Aku fafa. Ketemu Dita dan Ipul cuma 2 kali : di KonJen dan di Bandara. Selebihnya kami hanya berinteraksi lewat sebuah thread message di facebook yang berjudul “persiapan sebelum berangkat” hingga ratusan message yang abadi sampai sekarang.

24 September 2009, dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta hingga Narita Airport Tokyo, kebersamaan itu pun dimulai. Tiba di Narita, bertemulah kami dengan Bahar, lelaki tinggi, bermuka jawa, dan berkalung kamera. Kemudian orang selanjutnya yang pertama kali menemui kami adalah: Mbak Lyta dan Mas Teddy. Dan seterusnya, hingga bertemu Isa di Softbank Ookayama, ketemu Yudha-yang pake jaket IOM ITB di shokudo, ketemu Mas Reza-dan kameranya di Ueno Zoo (Kesannya mas reza kayak apa.. gitu, ups), dan terakhir ketemu MbaTari di Dorm..yang datang-datang ke kamar 201 langsung “berbagi gossip”, hehe.

Hari itu dengan segala ketulusannya mereka mempersiapkan segalanya untuk 21 tahun ku itu. Sebenarnya tak hanya hari itu saja mereka baik hati, bahkan mereka menolongku dan membantuku sepenuh hati, mulai dari ngutangin duit, urusan Hp, terjemah-terjemahan, sholat di pinggir sungai-stasiun-puncak gedung akihabara-dan lain-lain, beliin DVD portable, bangunin pagi-pagi buat ngejar diskon Uniqlo, masakin Pizza, maen ski rame-rame, Ngutangin duit buat tekiken, bantuin bawain barang berat, New Year Party-an, Jalan-jalan kemana-mana, Foto-foto, ice seketing-an, Makan-makan di Sezeriya atau Restoran Kare Shinjuku, semuanya! Ah, kalau saja hidupku di Jepang ini tanpa mereka pasti aku bakal ingin pulang ke Indonesia secepat-cepatnya.

Aku sungguh sangat bersyukur mengenal kalian,

Sekali lagi, makasi ya teman-teman…

*brukk..brukk.. brukk.. dilemparin payung-payung cantik

5 responses to “Pertama kalinya mengiris “Birthday Cake”

  1. Fafaaaaaaaaa…

    Barakallaahu fiiik… :)

    Maaf kalo telat ya…. Semoga Allah menjadikan Fafa sebagai akhwat yang semakin shalihah dan dicintai oleh Allah… Semoga di usianya yang semakin dewasa ini, fafa lebih banyak memberikan kebermanfaatan buat umat! Sukses ya Fa! Insyaallah minggu depan Nad seminar… Mohon do’anya ya… :)

  2. Hanis suka cerita ini. sama dengan critaku.
    Januari lalu, pertama kalinya juga mengiris cake dari penghuni kontrakan. hihi…
    Barokallah Fafah, selamat bahagia ^-^’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s