Ini Dia First Post on 2013

Whoa! Januari mulai akan berakhir tapi tetep aja aku merasa my first month of year is February! you know lah ya, my birthday on Feb, jadi siapkanlah kado sedini mungkin (lha?), well I know the pertamax-one who read this post pasti senyum2, hihihi.

2012 kemarin banyaak sekali hal2 yang menjadi kenangan terindah dan mengezzutkan (bacanya pake Z ya!) haha. dan inilah tiga hal yang mengesankan itu.

Nomor 1 adalah : Melahirkan! rasanya cuma bisa dirasain oleh aku sendiri, because every birth story is very story. Amazzzinggg! selama 9 bulan memendam penasaran ngeliat wajah anakku yang suka nendang2, terobati sudah setelah proses pembrojolan yang mengesankan. Yang tak mungkin kulupakan adalah bagaimana suamiku sangat mencintaiku saat itu, sampai ia lupa caranya tidur, dan tatapan mata yang penuh kekhawatiran kayak bakal melihatku untuk terakhir kalinya. hehe. Dan..ternyata waktu berputar serasa cepat sekali, anakku sudah 10 bulan sekarang! suka banget main2 lompat2 di atas kasur, padahal dulu habis lahir aku dan suamiku takut banget kalau sampai Aldine ketindih bantal dan ga bisa napas, sekarang dia angkat2 bantal (yang masih lebih gede dari badannya) dengan ekspresi orang angkat besi -__-“,. Terus dia sekarang udah bisa jalan! tapi dia paling pede kalo jalan di atas kasur, jalan di atas karpet masih rada ragu, dan paling ga mau jalan di atas lantai deket taman, I think he had learned the risk. paling enak memang jatuh di kasur ya nak, :D.

Nomor 2 adalah : Main DDR! hehe, terkesan konyol ya. Tapi itulah yang terjadi, sejak duluuu sekali aku memendam rasa ingin main DDR apa daya tiap main ke mall aku selalu pake rok dan always banyak antrian yang membuatku ga pede dan mundur teratur. Saking pengennya sampai aku berjanji pada diri sendiri kalau skripsi selesai aku harus main DDR! apa daya habis skripsi tiap ke Superindo (yang di deketnya ada DDR yang lumayan sepi antrian) selaluu saja aku ama suamiku langsung belanja dan memandang sebelah mata DDR nganggur, ah waktu masih lama, nanti aja lah, beli duren dulu. And then.. sodara2 ternyata aku hamil 1bulan pas hari2 wisuda itu, sampai aku bela-belain ga ikutan final lomba my last masterpiece of scientific research (called Garlibetasol) padahal aku ketuanya, apalagi main DDR?, ya mana mungkin lah se-pecicilan-pecicilannya aku pasti need to protect my baby, mana tega lompat2 saat usia kandungan muda belia, padahal pengen banget. Maka kandaslah impianku main DDR di tahun 2011, hingga aku lulus dan pindah dari Bandung. *** singka cerita. suatu hari di tahun 2012 saat ibu dan ayah mertua datang ke rumah (Jakarta), impian itu terlaksana sodara-sodaraa..! pas lagi hang out ke mall sebelah, otomatis ALdine diajak neneknya kan, maka escape and lompat2lah aku main DDR! lalu suamiku menyusul, wah seru kayak masih ABG aja kita, andai aja jaman dulu di Ngawi ada DDR dan aku tau kalo dia bakal jadi suamiku, pasti kuseret dia maen DDR bareng wkwkwkwkwk. Tapi lantas Aldine turun dari gendongan nenek dan merengek2 ke arah kami, pengen ikutan maeenn.. huhuhu rotasi bumi dan musik DDR serasa di-pause dengan so sweet-nya, ABG couple ternyata udah punya baby unyuu. Ada perasaan agak bete juga sih tiba2 harus pause, tapi pipi nyempluk dan polah tingkah anak kami itu akhirnya mengalahkan ego2 ABG, hehe. The game was over then, but that first time DDR was totally fun :D

Nomor 3 : adalah ketika Aldine demam tinggi :(, saat hanya ada aku suamiku dan Aldine di rumah. Kami ga tau menahu tentang cara mengurus anak demam dan meskipun aku lulusan farmasi tetap saja panik pada situasi itu. Cemas berdua, Aldine nangis kencang T_T dan aku hanya bisa memeluknya, berharap demamnya segera berpindah ke tubuhku. Bergantian aku dan suamiku menggendong Aldine, dicoba kasih madu Aldine muntah, apalagi Parasetamol meskipun rasa jeruk, tetep muntah :( . Binguuung, sedih, semuanya jadi satu. Alhamdulillah mungkin karena lelah akhirnya tengah malam Aldine tertidur, keesokan harinya ia ceria, dan menggigit semuanya! Oh GOD, ternyata giginya tumbuh..

Subhanalloh, ketiga moment itu benar-benar mengesankanku bahwa aku telah punya keluarga kecil sekarang, Aku, Suamiku, Aldine. Seneng, nervous, stres, gila, sedih, ketawa, kepanasan, kedinginan, menyelamatkan Aldine, berdesak-desakan, kebosanan, coba-coba bisnis, lembur berdua, gantian gendong Aldine, bikin bros berdua (haha pas belum punya staf), naik motor keliling Jakarta bertiga ketika senja meniup rona lembayung serasa dua pemuda bermimpi menaklukkan Jakarta, semuanya kami resapi bersama, sebentar lagi umurku 24 tahun, dan aku makin sayang suamiku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s