Suatu Cerita di Awal April

Kayaknya bulan April ini banyak orang ramai ngomongin Pemilu 2014. Aku mah gak terlalu peduli, hehe. Yang paling membuatku deg2an adalah ulang tahun suamiku April ini. Bingung mau kasi kado apa yaa -_-9, hatiku penuh tanda tanya.

Long weekend kemarin I had a good day off juga tentunya, meski sebenarnya separuh hatiku dibawa terbang suamiku ke Thailand, kucoba menahan rindu lah barang seminggu ini. Akhirnya aku main ke rumah Pak Lik seharian. Selalu menyenangkan. Keluarga ini selalu punya hal2 tak terduga.

Pak Lik ku ini orangnya pintar sangat & imajinasinya jauh melebihi orang rata2 se-Kampung Gelung. Pak lik cerita tentang penemuan barunya, mengubah tanah ‘tegalan’ dan memurnikan salah satu unsur “logam tanah jarang” (Ayo coba dibuka lagi tabel periodik unsurnya *benerin kacamata* ~padahal gw pake soft lens wkwkwk) sesuatu yang berpotensi penting untuk rekayasa energi baru, isunya nyampe membuat penasaran Pak Dahlan Iskan juga.

Bulik dengan resep barunya : Onion Ring! , penampilannya yang mirip Cumi Goreng Tepung berhasil mengecoh Aldin anakku, lahap betul dia makan benda itu, ini “temannya cumi-cumi” aku bilang, hehe padahal kapan cumi-cumi berteman dengan bawang bombai? Tapi aku kan ga bohong, meski mereka tak berkerabat sebangsa dan setanah air, mereka mengenal satu sama lain, teman se-kulkas dan se-penggorengan. *plis jangan lempar parenting-books ke muka gw* hehe

Ais, si anak paling bungsu, kelas 4 SD, yang dulu pas Taqi Anakku baru lahir berusia 2hari dia main ke rumahku dan menyambut kehadiran newborn itu dengan pertanyaan unik. “Bayi belum punya upil ya?. Gimana coba jawabnya -__-“. Kemarin akhirnya ia melihat upil besar yang terperangkap dalam hidung Taqi gara2 ketularan pilek level moderate. Nah, pertanyaan dia kali ini yang belum terjawab untuk Taqi yang berusia 2bulan ini adalah : “Bayi belum punya tahi lalat ya?”. Kita lihat saja nanti, apakah suatu saat nanti ketika Ais bertemu Taqi lagi, Taqi sudah punya tahi lalat? Nantikan setelah pesan-pesan berikut ini #eh?

Nah satu lagi yaitu tamunya Pak Lik. Aku lupa namanya siapa,sebut saja namanya Pak Bambang. Pak Bambang datang bersama kedua anak dan istrinya. Nah istrinya ini sangat heboh, dia habis cek darah anak perempuanya yang baru masuk SMA Boarding School dan takut banget lihat kadar leukosit nya sangat tinggi. Takut Leukemia katanyaa!! Itu kan penyakit hororr!
Akhirnya Pak Lik memperkenalkan aku dengan mereka. Ini keponakanku kuliahnya di Farmasi ITB. Sekolah ya sekolah nyari ilmu. Lulus ya jadi pedagang haha. Akhirnya aku tenangin ke ibu itu kalo kadar leukosit itu tinggi gara2 emang ada infeksi biasa, sistem kekebalan tubuh sedang bekerja, bukan leukemia buk, tenang aja. Hehehe. Alhamdulillah seumur2 lulus kuliah baru kali ini ngasih konseling kefarmasian face to face confidently, biasanya ke keluarga doang :D . Emang gak pernah rugi mempelajari sesuatu tuh. Dan segala sesuatu pasti bisa dipelajari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s