Be the best version of you

Awalnya aku tidak yakin akan tujuan dan simpulan tulisan ini (macem laporan praktikum aje) jadi ada baiknya aku mau bercerita ngalir aja.

Jadi sekarang aktivitasku semakin padat. Meskipun ada yang bilang jadi ibu rumah tangga itu nyantai, yaaa emang nyantai sih.. at least ga ada orang yang bisa ngatur jadwal hidup gue wkwkwk. Meskipun yang kurasakan adalah gak nyantai juga keles. Selain masih mengurus bayi imut 8 bulan bernama Taqi, Aldin punya school schedule sekarang. Selasa dan kamis dia sekolah playgroup A. sekolah main. Senang sekali melihat dia berinteraksi dengan orang lain dan berteman. Persahabatan yang dilandasi bahasa balita, yang kadang cuma ekspresi muka dan kata2 yang belum bisa terangkai  sempurna. Ternyata sangat mengharukan.

Setiap Selasa dan Kamis Aldin excited sekali berangkat sekolah. Naik angkot. Teriak antusias ketika melihat truk semen melintas. Ada kawanan sapi calon kurban di kandang pinggir jalan. “Wow bunda. . Sapiii! !” Dan kata2 yang  tak terduga yang setiap hari bertambah perbendaharaannya.

Kelakuan mang2 sopir angkot yang bervariasi setiap harinya. Ada yang ga sabaran kena macet sehingga mutus jalur dan mengusir kami dari angkotnya. Ada yang hepi banget muter lagu dan nyanyi kenceng. Ada yang pasrah aja melajukan angkot meski dari hulu ke hilir penumpangnya hanya aku dan aldin. Ah dunia memang kadang memihak. Coba saja sopir2 angkot itu punya GPS yang bisa mendeteksi kumpulan massa yang teronggok menanti angkot.  Mungkin omset nya bisa membaik. Ada juga yang bertampang preman tatto tatto tapi cengar cengir sendiri pas diomelin  Ibu2 seangkot gara2 si mang sopir muter lagu istri yang dimadu wkwkwkwk. Kalo ada batu bata di dalem angkot,  bisa dipastikan si mang2 tak terselamatkan deh, benjol.

Sekolah Aldin adalah sekolah alam. Sekolah senang-senang. Saking senangnya pernah pas turun dari angkot depan rumah (sopir+angkot nya aku booking buat nganter ampe depan rumah, biasanya sampel gerbang perumahan hihihi). Eh Aldin malah nangis ga mau masuk rumah, Aldin ndak mau pulang, Aldin mau sekolah lagi. Hwaaahuhuhuhu.  Nangis bombay. Dan para Employees ku ketawa kaget, “oalah din din, mana ada anak sekolah sampek gak mau pulang..nangis pengen sekolah lagi “. Hehe. Namanya juga sekolah senang-senang.

Employees ku ada 7 sekarang. Alhamdulillah senang dong omset meroket, bangga iya, deg-degan pasti. Bagaimanapun juga, when you choose to become an entrepreneur..you have agreed and fully understood that there is a roller coaster ready to up and down your life. Anyway. Anytime.
Tapi aku berjanji that I am serious on it. Udah banyak hal yang Aku – dan suami dan anak2ku-  korbankan dan perjuangkan berdarah2 sampai detik ini. So I will not give up. Apalagi sejak punya bisnis ini, kami
, merasa lebih bisa membantu orang banyak. Dan mungkin di situ lah letak kebahagiaan yang sebenarnya.

Yang harus aku yakini adalah: meskipun ada banyak orang yang mengklaim dirinya sukses. Berkacalah. Tak perlu iri. Karena setiap manusia dilahirkan berbeda. Dan karena setiap orang punya definisi kebahagiaan dan kesuksesan masing2.  So, be the best version of you, is the best.

3 responses to “Be the best version of you

  1. mb ria, i love you and this post! this represent what am i feeling right now !! true, everyone has their own version of happiness. Be the very best version of you is the best ! ….aaakkkkkk peluuukkk duluuuu……i’ve been upset last night aboyt this and that this post made my day.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s