Arak-Arakan Wisuda ITB

Setahun tiga kali, wisudaan adalah hal yang selalu asik buat ditonton. Wisudaan April ini kayaknya akan menjadi yang terakhir kunikmati, soalnya Juli nanti giliran aku yang bakal diwisuda, (amiiin). Well then, acara seremoni aslinya sungguh formal, yang bikin para wisudawan ngantuk tapi apa daya itu acara sekali seumur hidup, yang bahkan ga boleh tepuk tangan, bagian yang lumayan seger saat dibacakan testimoni para cumlauder yang kadang komentarnya sangat mahasiswa, seperti : “ITB makin sempit, apalagi ditambah nginjek rumput di-skors 1 sks”, atau “di sini biaya kuliah makin mahal” atau “di ITB ada sarana hiburan yang sangat menghibur yaitu RILEKS”, komentar-komentar itu selalu disorakin rame-rame. Bagian yang lumayan berkesan bagi wisudawan adalah pas dipanggil nama, sekali-kalinya diselametin sama pak rektor (pertama dan terakhir kali), dan foto-foto pake toga ITB yang paling keren sedunia.

Wew.. yang paling bikin ketawa terpingkal-pingkal sekaligus nyeplos “yah, garing!” adalah sesuatu bernama Arak-Arakan! -yang melelahkan bagi wisudawan. Terutama cewe-cewe, mereka akan ganti kostum sendal jepit, karena haihils adalah siksaan berat saat arak-arakan, apalagi saat teriak-teriak yel himpunan, ancur lah dihentak-hentak.

Nah, di Bulevard Ganesha ini menjadi tempat atraksi bagi masing-masing Himpunan, ada yang nge-dance cantik-cantik , bisa ditebak lah ya : Farmasi, Biologi, Planologi, Teknik Industri, dan jurusan-jurusan bercewek banyak. contohnya ini anak TI.

Sayup-sayup yang terdengar dari yel-yel himpunan cewe akan terdengar nyaring melengking “hwiwiwiwiwiwiwiiwiwiwiwi”, ziing…. ditengah-tengah para himpunan cowok, yang bisa ditebak lah ya, yang suara yel nya dari kejauhan hanya terdengar teriakan horor “huwowowowowowowowo..” saking nge-bass nya.

Selain teriakan-teriakan “ga penting” (biarlah, ekspresi jiwa),  ada juga atraksi ga penting lainnya. Eh, serius, ga penting tapi bikin ketawa. Misalnya anak Mesin yang trek-trekan pake motor gede, pamer asap knalpot, tapi tiba-tiba mati dan motornya ga bisa jalan (penonton bersorak ketawa gulung-gulung), menurut temenku (yang ga ketawa) itu rada ga cerdas, katanya “kan sebenernya mereka punya produk mesin yang juara internasional, eh yang dipamerin malah asap kenalpot?”. Tapi ya namanya euforia wisuda, kita nikmati senang-senangnya aja. Ada lagi anak Penerbangan yang selalu bikin pesawat-pesawatan, yang selalu diterbangin di depan penonton, dan berbelok-belok nan cantik di udara.. eh lantas meluncur jatuh atau pernah juga mendadak nyangkut pohon, “yaaaaaaaaah…” penonton kompak kecewa-masih sambil ketawa.

Nah, yang paling banyak aksesorisnya adalah anak SR alias seni rupa, tema mereka kali ini tentang laut-laut gitu deh. Di deket Indonesia Tenggelam ada gurita besar dan kerang bikinan mereka, tapi pas atraksi mereka nyebur kolam Intel, lantas di-stoplah sama pak Satpam.. “yah.. ga seru ah pak”, tapi pak satpam K3L hanya bergumam “Hmm.. kenakalan mahasiswa harus diberantas”. Alhasil tak ada tarian-tarian unik asli SR, mereka hanya berparade kostum yang unyu-unyu seperti ini.

Mungkin ini semacam ikan-ikan pemain musik.

Putri duyung? Continue reading

Advertisements

Ternyata Fafa adalah DETERJEN!!

Haha! ada fakta dungdung yang membuatku tertawa-tawa seharian. Ternyata fafa adalah nama deterjen dong! Aku menemukannya pas belanja kemaren-kemaren, deterjenku habis, eh ketemu fafa! Yaudah beli aja, habis fafa lucu sih, hehe, akhirnya aku beli. Ga tau sih, itu kanji-kanji bacanya apa, tapi Katakana-nya adalah ファファ yang dibaca FaFa ! hehehe.. 

Mungkin deterjen itu memang Continue reading