Si Fafa Pergi Mengaji

Adalah tak ada gunanya mengeluh tentang cuaca, Kawan. Tahukah kamu, kemarin siang, di tengah-tengah kabupaten Suzukakedai yang terik, lepas mengurus sel-sel punca di laboratorium, aku hendak melaju ke rumah seorang kawan, mengaji.

Nah, berjalan setengah berlari di tengah tiga puluh dua derajat selsius! Ditambah dengan humiditas yang tinggi,beginilah yang dinamakan musim panas—kata orang, bagi seorang gadis lugu berjilbab sepertiku ini bukan main panasnya. Aku mengikuti arah yang ditunjukkan google map menuju tempat mengaji, ya, jaman sekarang semua tempat bisa ketahuan dengan google map, kecuali Ngawi (mungkin), desa tempatku dilahirkan.

Tiba di spot terakhir yang ditunjuk google map, masih terbakar tiga puluh dua derajat selsius, keringat di baju bagai air merembes ke seluruh baju cucian, aku menelfon beberapa teman mengaji yang kuduga datang,tak diangkat! Berkali-kali hingga basah sudah bajuku oleh keringat, tak diangkat juga! Akhirnya aku Continue reading

Advertisements